daerah

Tanam Pengetahuan Adat Jambi di Usia Dini, LAM Dorong Adat Melayu jadi Pelajaran Muatan Lokal di Sekolah

Rabu, 18 September 2024 | 15:39 WIB
Sekretaris Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi, Aswan Hidayat (Jambi Line)

Jambiline.com - Ingin memberikan pengetahuan Adat Melayu Jambi pada anak usia dini, Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi akan dorong bagaimana ke depan di SD, SMP dan SMA di Kota Jambi Adat Melayu menjadi pelajaran muatan lokal, Rabu (18/09/2024).

Seperti yang disampaikan Sekretaris Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi, Aswan Hidayat kepada sejumlah awak media baru-baru ini.

Dirinya mengatakan berdasarkan tanggapan dari pengurus LAM di beberapa Kecamatan di Kota Jambi, sepuluh tahun terakhir banyak perubahan gratis di Kota Jambi yang mulai hilangnya ciri khas Kota Jambi.

Baca Juga: BREAKING NEWS! Si Jago Merah Melahap 3 Rumah Warga Kutorejo, Tuban, 1 Unit Mobil Hangus

Ia menyebutkan, salah satu contohnya yakni dengan tidak adanya tanduk kambing di gapura masuk ke Kota Jambi.

Selain itu, tiap perkantoran di Kota Jambi pun juga mulai tidak lagi menggunakan tanduk kambing.

"Kita dapat laporan dari masing-masing ketua LAM kecamatan, kelurahan. Yo mungkin sepuluh tahun terakhir banyak perubahan drastis yang terjadi, contoh masuk ke Kota Jambi udah hilang ni ciri khas Kota Jambi. Dulu masih ada gapura kito masih pakai tanduk kambing, ciri khas Kota Jambi. Perkantoran-perkantoran masih pakai," ungkapnya.

Baca Juga: Kejar Target Produksi Migas Nasional, Pertamina EP Lakukan Pengeboran Sumur Migas di Desa Kota Karang Muaro Jambi

Pun seiring berjalannya waktu, bilang Aswan kantor lurah, camat kita sudah dibangun dengan design yang minimalis modern.

"Sekarang kantor lurah, kantor camat bentuknyo sudah berubah jadi minimalis." Imbuhnya.

Ke depan ia berharap, ketika nanti orang luar masuk ke Kota Jambi udah tau khas Kota Jambi itu seperti apa.

Baca Juga: Gelandang PSV Eindhoven Jerdy Schouten Menjadi Incaran Barcelona

"Ini juga nanti terjadi cikal bakal kembalinya barang terendam tadi. Contoh kalau masuk ke Kota Jambi ada tugu angso duo. Nah ini kan, apo kiro-kiro maknanya. Begitupun dengan bangunan monumen yang lainnya," terangnya.

Ia berharap ke depan keberpihakan Pemerintah Daerah dalam membangun Kota Jambi, dengan mengembalikan roh nyo orang Jambi dengan lebih memperhatikan Adat Melayu Jambi di Kota Jambi ini.

Halaman:

Tags

Terkini

Pemkab Batang Hari Gelar Bimbingan Manasik Haji

Rabu, 4 Februari 2026 | 08:00 WIB