Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa kesetaraan gender sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi perusahaan. Kenaikan jumlah perempuan di posisi struktural merupakan hasil dari kompetensi dan kinerja, bukan semata kebijakan kuota.
“Kami menciptakan iklim yang kondusif bagi perempuan untuk berkembang. Mulai dari penguatan core competency hingga technical skill, perempuan menjadi bagian penting dalam agenda transformasi kami,” jelas Darmawan.
Ia menambahkan bahwa dalam mendukung transisi menuju energi hijau, PLN secara aktif meningkatkan pelatihan bagi perempuan untuk menguasai teknologi masa depan.
“Saat ini, sustainability dan equality bukan hanya prinsip tambahan, tapi telah menjadi inti strategi PLN. Jika dulu fokus utama PLN adalah penyediaan listrik berbasis fosil, kini kami beralih ke energi terbarukan dengan semangat keadilan dan keberlanjutan,” tutupnya.