Dia mengamati titik-titik jalur transportasi yang ditutup, sehingga bisa mengkonfirmasi pengiriman barang di hari lain kepada penerima.
"Seperti di alun-alun ada beberapa jalur yang ditutup. Jadi kita konfirmasi penerima, janjiannya hari Sabtu untuk didelivery. Karena hari ini (Selasa-Jumat) jelas tidak bisa melakukan pengiriman barang karena ada penutupan jalan," ungkapnya.
Menurut Rofiq, jam kerja karyawan tetap berjalan meski terhambat perayaan Haul Sunan Bonang Tuban.
Meski ada penundaan pengiriman di beberapa alamat tujuan, bagi warga lain yang tidak tertutup oleh arus transportasi saat acara puncak haul, tetap dilakukan pengiriman barang seperti biasa.
"Kalau kantor tidak bisa diliburkan, karena kami kan menjual jasa. Kami tetap harus on time untuk pengiriman barang. Bagi penerima barang yang alamatnya bukan di area penutupan jalan saat Haul Sunan Bonang, tetap kami kirim seperti biasa. Jadi kita tetap ada piket untuk pendistribusian dan pengiriman," ucapnya.***