Sabtu, 18 April 2026

Jatuh ke Parit Saat Banjir, Seorang Nenek di Jambi Tewas Tenggelam

Photo Author
M Sobar Alfahri, Jambi Line
- Senin, 1 Mei 2023 | 19:29 WIB

Nenek bernama Omi (72) tenggelam usai terjatuh ke parit saat banjir di Kota Jambi. (Foto: Istimewa)
Nenek bernama Omi (72) tenggelam usai terjatuh ke parit saat banjir di Kota Jambi. (Foto: Istimewa)

Jambi Line - Seorang nenek bernama Omi (72) tenggelam usai terjatuh ke parit saat banjir di Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, Senin (1/5). Jasadnya pertama kali ditemukan oleh warga setempat, Andi.

Awalnya, Andi melihat rambut dan pakaian yang disangka bagian dari boneka. Setelah dicek lagi ternyata yang ditemukannya itu merupakan jenazah seorang nenek.

"Saya kira itu boneka. Saat bergerak karena ombak, baru terlihat bahwa ini memang mayat. Saya panggil warga. Baru mayat ini dievakuasi," ujarnya.

Nenek ini diduga terperosok ke parit kala membeli minyak tanah. Ia melewati banjir tanpa mengetahui ada parit di sekitarnya.

Baco Jugo:  Warga Jambi Bentrok Saat Lomba Pacu Perahu, 1 Orang Ditikam

Kedalaman banjir di dalam parit itu mencapai dua meter. Sang nenek yang tenggelam tidak bisa menyelamatkan diri.

"Dia mau membeli minyak tanah untuk lampu sekitar pukul 10.00 WIB. Dia terobos banjir dan mungkin dia tidak tahu ada parit. Banjir di parit itu berkisar dua meter," ungkap Andi.

Jenazah nenek ini sedang berada di rumah duka. Pihak kepolisian sudah melakukan pemeriksaan.

Sudianto, Ketua RT setempat, menyampaikan bahwa memang nenek tersebut jatuh dan tenggelam saat membeli minyak.

"Dia ditemukan mengambang dan langsung dievakuasi warga," ujarnya.

Ia pun mengungkapkan wilayah Kenali Asam Bawah memang sering terjadi banjir usai hujan lebat beberapa jam. Ini diduga karena terjadi pedangkalan di kanal atau parit. Karenanya, Sudianto berharap pemerintah mewujudkan solusi, termasuk normalisasi sungai, agar peristiwa banjir tidak terjadi lagi.

"Barang-barang rusak dan warga mengeluh. Adanya pedangkalan sungai. Kami harap dengan ada kejadian ini, pemerintah melihat bersama-sama," tuturnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M Sobar Alfahri

Terkini

X