Jambiline.com - Kementerian Haji dan Umrah memastikan seluruh persiapan layanan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi telah mencapai tahap akhir.
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf menyatakan pemerintah kini fokus pada pengecekan menyeluruh sebelum operasional haji dimulai.
Pemerintah telah menyiapkan berbagai layanan utama bagi jemaah, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga layanan kesehatan.
Baca Juga: Prabowo Lanjutkan Diplomasi Eropa, Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Prancis
Untuk akomodasi, tersedia 177 hotel di Makkah yang tersebar di wilayah Jarwal, Misfalah, Raudhah, Syisyah, dan Aziziah, serta 100 hotel di Madinah yang berada di kawasan Markaziah.
Di sektor kesehatan, pemerintah menyiapkan 40 klinik di Makkah dan 5 klinik di Madinah, serta fasilitas Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di kedua kota tersebut.
Setiap kelompok terbang (kloter) juga dilengkapi satu dokter dan satu tenaga kesehatan. Dalam penyediaan layanan ini, pemerintah bekerja sama dengan Saudi German Hospital.
Baca Juga: Perluas Jangkauan Finansial, Transaksi BRILinkAgen di Palembang Tembus Rp97,7 Triliun
Selain itu, kartu nusuk bagi jemaah telah tiba di Indonesia dan sedang dalam proses distribusi serta aktivasi. Untuk konsumsi, pemerintah menyiapkan 51 dapur di Makkah dan 23 dapur di Madinah guna memenuhi kebutuhan jemaah selama beribadah.
Di bidang transportasi, pemerintah menyediakan tiga jenis layanan bus, yakni bus antarkota untuk rute Jeddah–Makkah–Madinah, bus selawat yang beroperasi 24 jam menuju Masjidil Haram, serta bus masyair yang melayani pergerakan jemaah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Pada tahun 2026, Indonesia mendapatkan kuota haji sebanyak 221 ribu jemaah, terdiri dari 203.320 jemaah reguler dan 17.680 jemaah khusus.
Baca Juga: Digitalisasi Meluas, Pengguna BRImo di Palembang Tumbuh Pesat Tembus 1,98 Juta
Keberangkatan kloter pertama dijadwalkan pada 22 April 2026 menuju Madinah, sementara keberangkatan terakhir pada 21 Mei 2026. Puncak ibadah haji diperkirakan berlangsung pada 22 Mei 2026, dengan rangkaian inti ibadah dimulai pada 26 Mei 2026.
Artikel Terkait
Bupati Batang Hari, Fadhil Arief Sambut Haru dan Bahagia Kedatangan Jamaah Haji
KPK Terima Pengembalian Uang dari Ustaz Khalid Basalamah dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Babak Baru Skandal Korupsi Kuota Haji era Menag Yaqut, 10 Dirut Travel Dipanggil KPK Hingga Dicegah ke Luar Negeri
Pemkab Batang Hari Gelar Bimbingan Manasik Haji
Penguatan Travel Haji dan Umroh, PT. Cahaya Umroh Jambi Hadiri Pertemuan Internasional bersama Menteri Haji RI dan Menteri Haji Saudi Arabia di Makkah