Sabtu, 18 April 2026

Prabowo Tanggap Kebijakan Tarif Impor Trump: Indonesia Harus Cari Pasar Baru

Photo Author
Maskun Sopwan, Jambi Line
- Selasa, 8 April 2025 | 17:04 WIB

Presiden Prabowo saat memimpin sidang kabinet di Istana Kepresidenan, Jumat, 21 Maret 2025
Presiden Prabowo saat memimpin sidang kabinet di Istana Kepresidenan, Jumat, 21 Maret 2025

Jambiline.com - Di awal April 2025, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kebijakan baru yang menaikkan tarif impor untuk Indonesia sebesar 32%. 

Langkah ini diprediksi berdampak besar pada sektor industri dalam negeri, termasuk tekstil, furnitur, elektronik, dan produk padat karya lainnya.  

Merespons hal ini, Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia akan menghadapi tantangan berat, terutama di industri garmen, sepatu, dan furnitur. 

Baca Juga: Warga Korea Selatan Rayakan Pemakzulan Yoon Suk-yeol dengan Tradisi Unik : Makan Mi dan Daun Bawang

"Ini sektor padat karya, jadi dampaknya serius," ujarnya dalam wawancara eksklusif dengan Najwa Shihab yang diunggah di YouTube pada 7 April 2025.  

Namun, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tak akan tinggal diam. 

"Kita harus berani mencari pasar baru. Selama ini kita terlalu bergantung pada AS," katanya. 

Baca Juga: Pasca Pelaksanaan PSU, Polda Jambi Imbau Semua Pihak Jaga Situasi Kamtibmas di Bungo

Ia mengkritik ketergantungan Indonesia pada sistem ekonomi AS, yang menurutnya justru membuat Indonesia "terlalu manja".  

Prabowo mengingatkan bahwa Indonesia harus belajar mandiri. 

"Saya sudah sering mengatakan, kita harus berdiri di atas kaki sendiri. Dulu banyak yang bilang ini cuma retorika, tapi sekarang terbukti," tegasnya. 

Baca Juga: Jelang PSU, Kapolda Jambi Lepas Distribusi Logistik Kotak Suara Hari Ini

Ia menambahkan bahwa tak ada negara lain yang akan membantu Indonesia kecuali Indonesia sendiri.  

Sebagai solusi, Prabowo berjanji akan memperluas jaringan perdagangan ke pasar non-AS dan mendorong kemandirian ekonomi. 

"Setiap negara harus mengurus dirinya sendiri. Ini saatnya Indonesia membangun kekuatannya sendiri," pungkasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Maskun Sopwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X