"Saya akan memulai gerakan ini, Jakarta sudah ada, kemarin di Jogja kita sudah ngobrol, hari ini kami di Malang. Kami mau terus bergerak agar problem kesehatan mental itu betul-betul diperhatikan oleh siapapun, jangan sepelekan," tambahnya.
Sedangkan, Fitri mengaku ada kesulitan biaya dalam menjalankan layanan di Ruang Setiap Manusia.
"Aku melihat di sepanjang perjalanan ini ya memang banyak yang membutuhkan. Ada beberapa kendala, salah satunya yang paling besar itu biaya. Jadi karena daripada kita yang punya basic-nya dan nggak mau melakukan apa-apa, jadi aku berusaha mengambil sedikit aja peran yang bisa aku lakukan ya di bidang kesehatan mental," kata Fitri Atikasari.
Baca Juga: 9 Perbedaan yang Harus Dipahami tentang Pilkada dan Pemilu! Simak Penjelasan Selengkapnya!
Menurut Fitri, tingkatan stres yang dialami manusia justru harus segera ditangani ketika masih rendah.
"Sakit mental itu bukan cuma gila, kita stress karena pengasuhan 'Aduh aku capek', capek mikir, itu juga mental kita lagi sakit dengan tanda kutip yang ringan. Dan itu nggak papa, karena kaya kita kejedot aja ya kita sakit," jelasnya.
Semakin tinggi gejala stres dan depresi seseorang juga bisa mempengaruhi kondisi fisik seseorang.
"Begitu juga mental kita kalau kita lagi down, kita lagi capek, itu juga kita lagi sakit. Secepat mungkin kita menangani waktu dia ringan, dia tidak akan berdampak semakin besar. Tapi kalau sudah besar, pastinya sama kaya penyakit fisik, akan lebih berat," ungkapnya.***