nasional

Presiden RI, Prabowo Subianto Pererat Hubungan Bilateral dalam Kunjungan ke Peru

Jumat, 15 November 2024 | 19:08 WIB
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto saat berdialog dengan Presiden Peru, Dina Boluarte, di Palacio De Gobierno (Sekretariat Kepresidenan)

Jambiline.com - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan resmi ke Istana Kepresidenan Peru untuk bertemu dengan Presiden Peru, Dina Boluarte, di Palacio De Gobierno, Kamis (14/11).

Kedatangan Prabowo yang tepat waktu, pukul 14.00 waktu setempat, disambut dengan prosesi jajar kehormatan dari pasukan tentara Peru.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo memberikan penghormatan dan menyalami petugas jajar kehormatan sebelum bertemu langsung dengan Presiden Dina Boluarte.

Baca Juga: Pedagang Sungai Gelam Doakan Zuwanda Jadi Bupati dan Bawa Perubahan Bagi Muaro Jambi

Acara diawali dengan pengumandangan lagu kebangsaan kedua negara, *Indonesia Raya* dan lagu kebangsaan Peru.

Setelah itu, Prabowo dan Dina menyapa awak media dengan melambaikan tangan, menandai dimulainya pertemuan bilateral.

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menekankan komitmennya untuk mempererat hubungan kerja sama antara Indonesia dan Peru.

"Ini adalah kunjungan resmi pertama saya ke Peru, dan saya ingin menegaskan keinginan untuk memperkuat hubungan Indonesia dan Peru," ujar Prabowo.

Baca Juga: Srikandi Perubahan : Inovasi Sosial Pertamina untuk Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi

Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Peru yang telah terjalin selama 50 tahun menjadi dasar untuk meningkatkan kolaborasi di berbagai bidang.

Salah satu agenda penting yang dibahas adalah percepatan penandatanganan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) dalam enam bulan mendatang.

"Saya berharap perjanjian ini bisa ditandatangani dalam waktu enam bulan, dan semoga penandatanganannya bisa dilakukan saat kunjungan Anda ke Indonesia bersama delegasi Anda," tambah Prabowo.

Baca Juga: Promo Besar-besaran Motor Listrik Ramah Lingkungan Honda EM1, Diskon Hingga Puluhan Juta

Selain itu, kedua pemimpin negara membahas kerja sama dalam pemberantasan narkotika, keamanan internasional, serta perdamaian dan stabilitas di kawasan Pasifik.

Halaman:

Tags

Terkini