Jambiline.com – Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PT Sele Raya Belida resmi melakukan tajak sumur pengembangan SA-3NF yang berlokasi di Desa Melilian, Gelumbang, Sumatera Selatan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional serta mencapai target lifting yang terus ditingkatkan.
General Manager PT Sele Raya Belida, Juchiro Tampi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada SKK Migas atas dukungan penuh yang telah diberikan.
Baca Juga: Awal Maret 2025, Harga TBS Kelapa Sawit di Jambi Terus Merangkak Naik Pekan Ini
“Kami berterima kasih atas percepatan perizinan dan bantuan teknis dari SKK Migas, sehingga tajak sumur ini dapat terlaksana sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Juchiro.
Kehadiran langsung Kepala SKK Migas dalam peresmian ini, lanjutnya, memberikan semangat bagi tim untuk terus mengoptimalkan eksplorasi dan produksi.
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, yang hadir dalam acara tersebut juga memberikan apresiasi kepada seluruh tim lapangan atas dedikasi mereka dalam pelaksanaan pengeboran.
Baca Juga: Karantina Jambi Tahan Bibit Anggrek Tanpa Dokumen
“Eksplorasi dan produksi migas bukan tugas yang mudah. Risiko tinggi dalam pekerjaan ini menuntut ketelitian dan kehati-hatian agar semua berjalan dengan aman,” ungkapnya.
Djoko juga menekankan bahwa langkah yang diambil PT Sele Raya Belida sejalan dengan Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Satgas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional.
Ia menggarisbawahi pentingnya profesionalisme dan komitmen dalam mempercepat pengeboran serta memastikan seluruh perizinan terbit tepat waktu.
Dalam kunjungannya, Djoko turut bertemu dengan Pangdam II/SWJ Mayjen TNI Ujang Darwis, MDA, untuk membahas pengamanan kegiatan hulu migas di wilayah Kodam II/SWJ.
Selain itu, diskusi juga mencakup aturan tata kelola sumur masyarakat, yang nantinya diharapkan dapat mengurangi aktivitas ilegal yang merugikan lingkungan dan negara.