"Usulan Palestina menuduh Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA) terlibat dalam pelanggaran hukum internasional oleh pemerintah Israel dan diskriminasi terhadap pemain Arab. IFA menolak tuduhan tersebut," tegasnya.
Mereka telah menyerukan penangguhan Israel dalam dunia olah raga global kepada FIFA, Komite Olimpiade Internasional dan federasi olahraga, agar Israel tidak bergabung dalam olahraga internasional.
Menurut laporan Eko, hasil petisi mereka telah menerima lebih dari 380.000 tanda tangan.
Perkembangan aturan FIFA sejak Oktober 2023 telah memunculkan kerangka hukum baru yang memerlukan intervensi FIFA terkait genosida di Palestina.
Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) telah mengajukan proposal untuk menangguhkan Israel pada bulan Mei, dan meminta FIFA untuk mengevaluasi hukum pada bulan Juli.
Baca Juga: Gelandang Atletico Saul Niguez Tanda Tangani Status Pinjaman untuk Kali Kedua Kalinya di Sevilla
Presiden PFA Jibril Al-Rajoub mengatakan bahwa FIFA tidak bisa tetap acuh tak acuh terhadap pelanggaran atau genosida yang sedang berlangsung di Palestina.
Dia telah mengutip preseden di Kongres FIFA dan analisis penangguhan Israel akan sejalan dengan keputusan FIFA untuk menangguhkan atau mengeluarkan asosiasi anggota pendukung zionis yang melanggar tujuannya.***
Artikel Terkait
Tolak Arsenal, Liverpool, dan Manchester City, Dani Olmo Masih Buk Tawaran Transfer
Berkat Gol Oyarzabal di Menit 86, Spanyol Sukses Jadi Juara Euro 2024
Usai Lewati Perjalanan Panjang, Argentina Kembali Jadi Juara Copa America