Bahkan, ternyata terjadi kelalaian dalam tim yang menyebabkan tim Paulo Fonseca menciptakan peluang.
“Kami membiarkan Milan melakukan terlalu banyak serangan balik," ucapnya.
Proses evaluasi pasca pertandingan menjadi strategi penting bagi Simone untuk memperbaiki performa pemainnya.
"Jelas, ada sesuatu yang kurang. Kami akan menganalisis kerugian ini, dan mencoba mencari tahu apa yang salah sesegera mungkin," ungkapnya.
Dia menyadari bahwa lawannya justru mampu memanfaatkan kesempatan dengan mudah, di tengah kelalaian Inter.
Baca Juga: Bek Real Madrid Ferland Mendy Perpanjang Kontrak, Ancelotti: Bukan Karena Kesulitan
"Kami bukan Inter seperti biasanya. Kami melebar, dan Milan bermain di antara garis pertahanan dengan terlalu mudah," tambahnya.
Dia menunjukkan penyesalan mendalam atas kegagalan skuadnya di derby.
"Menyakitkan sekali kalah dalam derby. Namun, kami harus mengambil sisi positif dari kekalahan seperti ini, meskipun saat ini kami tidak melihat banyak hal positif," tegasnya.
Pelatih 48 tahun itu berupaya untuk bangkit dan meningkatkan kualitas para pemainnya.
“Mulai besok kami akan mulai bekerja lagi, dengan fokus pada Udinese dan pertandingan-pertandingan berikutnya," terangnya.***
Artikel Terkait
Lifter Jambi, Abdul Latif Manna Raih Medali Perunggu Angkat Berat PON 2024 Aceh-Sumut
PON 2024 Aceh-Sumut Berakhir, Kontingen Jambi Kumpulkan 51 Medali, Cek Rincian Lengkapnya di Sini
Reza Sumbang Medali Perak untuk Jambi di PON XXI Aceh-Sumut
Perolehan Medali Kontingen Jambi Meningkat di PON 2024, Budi Setiawan : Modal Menyiapkan Prestasi Lebih di PON Berikutnya