Jambiline.com - Mantan sekretaris jenderal Asosiasi Sepak Bola China (CFA), Liu Yi, dikonfirmasi terjerat kasus penyuapan.
Liu Yi juga dijatuhi hukuman 11 tahun penjara dan denda sejumlah 3,6 juta yuan (Rp7,8 miliar).
Hasil vonis dan hukuman untuk Liu Yi sudah diputuskan berdasarkan hasil sidang di pengadilan Provinsi Hubei, China tengah.
Perlu diketahui, Liu Yi juga merupakan mantan wakil kepala kelompok persiapan perombakan kepemimpinan CFA, dikutip Jambiline.com dari Xinhua, pada Rabu, 11 Desember 2024.
Baca Juga: Indonesia Menang Telak 1-0 Atas Myanmar di Piala Suzuki AFF, Erick Thohir: Mereka Ngotot
Menurut putusan Pengadilan Rakyat Menengah Kota Xianning, Liu diduga melakukan penyalahgunaan aset sepak bola China.
Semua aset yang diperoleh secara ilegal dikaitkan dengan tuduhan tindakan penyuapan.
Hasil temuan tersebut akan disita dan segera diserahkan ke kas negara.
Pihak pengadilan telah memutuskan seraya menambahkan bahwa setiap penyelidikan yang belum tuntas, akan terus ditindak.
Putusan ini menyusul persidangan terbuka dan merupakan bagian dari upaya penting untuk memberantas korupsi di sepak bola China.
Persatuan sepak bola resmi China telah berada di bawah pengawasan ketat dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut jejak digital, Liu Yi telah lama menjalankan kecurangannya sebagai sekjen CFA.
Dia telah diadili sejak Selasa, 28 Agustus 2024, atas kasus tuduhan menerima suap.
Kasus tersebut juga disidangkan di pengadilan kota Xianning di Provinsi Hubei, China.
Artikel Terkait
Bournemouth 1-0 Tottenham, Lawan Kalah Telak Akibat Tembakan Huijsin dari Umpan Taverner
Berita Piala Soeratin U-15 dan U-17 Nasional: Asiana Sikat Habis PS Taeso Putra dengan Skor 9-0
Nottingham Forest 3-2 Man Utd, Nikola Milenkovic Ciptakan Gol Dimenit Kedua di Old Trafford
Striker West Ham Alami Kecelakaan Mobil, Tim Julen: Tolong Hormati Privasi Michail