Tak hanya bagi pemain, klub akan mengembangkan kinerjanya untuk kepentingan pendukung setianya.
“Kami akan berada dalam posisi yang jauh lebih kuat untuk berinvestasi dalam kesuksesan sepak bola dan peningkatan fasilitas bagi para penggemar, sambil tetap mematuhi peraturan UEFA dan Liga Primer," ucapnya.
Mereka menyadari bahwa pemecatan karyawan yang dilakukan skuad telah merugikan banyak hal, terutama soal uang.
"Sayangnya, ini berarti mengumumkan potensi PHK lebih lanjut dan kami sangat menyesalkan dampaknya terhadap rekan kerja yang terkena dampak. Namun, pilihan sulit ini diperlukan untuk mengembalikan klub pada kondisi keuangan yang stabil," ungkapnya.
Baca Juga: Lepas Atlet INKADO, Ketum KONI Budi Setiawan Berikan Pesan-pesan Ini Pada Para Atlet
Hal itu juga menjadi penghambat keberhasilan klub dalam meraih keuntungan yang lebih besar.
“Kami telah merugi selama lima tahun berturut-turut. Ini tidak boleh terus berlanjut. Dua prioritas utama kami sebagai klub adalah memberikan kesuksesan di lapangan bagi para penggemar kami dan meningkatkan fasilitas kami. Kami tidak dapat berinvestasi pada tujuan-tujuan ini jika kami terus-menerus merugi," terangnya.
Omar menegaskan, rencana ke depannya bakal lebih menguntungkan dan sesuai dengan standar global.
“Pada akhir proses ini, kami akan memiliki klub sepak bola yang lebih ramping, lincah, dan berkelanjutan secara finansial, sembari terus menyediakan layanan kelas dunia kepada mitra komersial kami yang berharga," tegasnya.***
Artikel Terkait
Carlo Ancelotti Sedang Diambang Pemecatan, akan Digantikan Bos Bayer Leverkusen?
Stadion Etihad Kebakaran, Man City Ungkap Kondisi Jelang Tumbangkan Club Brugge 3-1
Kylian Mbappe Ternyata Pemain Favorit Anak Ronaldo, Mateo: Dia Lebih Baik Darimu
Amarah Bos Aston Villa Meledak Atas Jadwal Pertandingan Piala FA, Emery: Cara Mereka Tidak Masuk Akal
Musprov POBSI Jambi Digelar, Fokus Penguatan Konsolidasi dan Prestasi