olahraga

Kabar Mengejutkan dari PSSI Awal 2025: Pergantian Pelatih hingga Naturalisasi Pemain Diaspora

Kamis, 16 Januari 2025 | 16:10 WIB
Potret calon pemain diaspora Timnas Indonesia, Ole Romeny (kiri) dan Mitchel Bakker (kanan). (Instagram.com @oleromeny - @mittchelb)

Pemain berusia 24 tahun ini memiliki darah keturunan Indonesia dari pihak ibunya, dengan nenek yang berasal dari Medan, Sumatera Utara.

Dengan tinggi badan 185 cm, Romeny dapat bermain sebagai penyerang tengah maupun gelandang serang.

Pada musim 2023-2024, ia bermain untuk FC Utrecht di Eredivisie Belanda sebelum akhirnya bergabung dengan Oxford United, klub yang juga diperkuat Marselino Ferdinan.

Romeny mengawali kariernya di DVOL Lent (2005-2011) sebelum bergabung dengan akademi NEC Nijmegen (2011-2018). Saat ini, nilai pasarnya mencapai Rp26,07 miliar, yang merupakan angka tertinggi dalam kariernya.

Baca Juga: Sambut Kedatangan Pelajar SMAN 4 Kota Jambi, Anggota Dewan Ini Paparkan Sistem Legislatif dan Eksekutif

2. Jairo Riedewald

Jairo Riedewald adalah gelandang bertahan yang juga dapat berperan sebagai bek tengah atau bek kiri.

Pemain kelahiran Haarlem, Belanda, ini memiliki darah Indonesia dari neneknya yang berasal dari Manado, Sulawesi Utara. Sementara itu, ayahnya memiliki keturunan Suriname.

Riedewald memulai karier di akademi SV Overbos sebelum pindah ke Haarlem (2007). Pada 2008, ia bergabung dengan akademi Ajax Amsterdam dan dipromosikan ke tim utama pada 2014 di bawah asuhan Frank de Boer.

Pada 2017, Riedewald hijrah ke Crystal Palace di Premier League dengan nilai transfer mencapai Rp153 miliar. Pengalaman bermain di level tertinggi Eropa menjadikannya aset berharga bagi Timnas Indonesia.

Baca Juga: Gelandang Bournemouth akan Bergabung dengan Skuad Antonio Conte sebagai Pemain Pinjaman

3. Mitchel Bakker

Bek kiri Mitchel Bakker saat ini bermain untuk LOSC Lille dengan status pinjaman dari Atalanta. Pemain berusia 24 tahun ini memiliki garis keturunan Indonesia dari kakeknya yang berasal dari Maluku.

Bakker mengawali kariernya di akademi Ajax Amsterdam (2015-2019), sebelum melanjutkan ke PSG (2021) dan Bayer Leverkusen (2021-2023).

Pada tahun 2024, ia mencapai pencapaian besar dengan membawa Atalanta ke final Liga Europa.

Halaman:

Tags

Terkini