Sabtu, 18 April 2026

Ada Pembangunan Stockpile Batu Bara di Pemukiman Warga, Gubernur hingga DPRD Jambi Bungkam

Photo Author
Maskun Sopwan, Jambi Line
- Senin, 13 November 2023 | 16:05 WIB

Warga Desa Mendalo Darat dan Mendalo Laut melakukan aksi menolak pembangunan stockpile batu bara milik PT Sinar Anugerah Sukses ( PT SAS) di Kelurahan Aurkenali, Kota Jambi (Doddi Infojambi.com)
Warga Desa Mendalo Darat dan Mendalo Laut melakukan aksi menolak pembangunan stockpile batu bara milik PT Sinar Anugerah Sukses ( PT SAS) di Kelurahan Aurkenali, Kota Jambi (Doddi Infojambi.com)

Jambiline.com - Warga Desa Mendalo Darat dan Mendalo Laut, yang berada di Kabupaten Muarojambi, menunjukkan sikap penolakan terhadap rencana pembangunan tempat penampungan sementara atau stockpile batu bara milik PT Sinar Anugerah Sukses (SAS) di Kelurahan Aurkenali, Kota Jambi.

Warga bahkan memasang spanduk yang berisi kalimat penolakan pembangunan Stockpile Batu Bara di lahan seluas 40 hektar yang sudah dibersihkan oleh PT SAS di Kelurahan Aurkenali, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

Warga mengkhawatirkan dampak buruk dari stockpile batu bara terhadap kesehatan dan lingkungan mereka.

Baca Juga: Pecah, Senam Poco-poco Diikuti 5 Ribu Peserta, Pemkab Batanghari Raih Rekor MURI

Mereka juga merasa tidak dihargai oleh PT SAS yang tidak pernah berkomunikasi dengan mereka sebelum membangun stockpile.

Warga menginginkan stockpile batu bara dibangun di tempat lain yang jauh dari pemukiman padat penduduk.

Warga sudah melaporkan penolakan mereka ke pemerintah daerah dan provinsi, namun hingga kini belum mendapatkan tanggapan.

Baca Juga: Kontingen Jambi Berada di 5 Besar Porwil XI Sumatra 2023, Tiga Cabor Langsung Dinyatakan Lolos Kualifikasi PON

Aksi protes ini dilakukan sejak Minggu (12/11/2023) sore, di lahan milik PT SAS, di RT 04 Kelurahan Aurkenali. Lokasi ini persis di perbatasan Kota Jambi dan Kabupaten Muarojambi.

Warga Mendalo Darat, Aldo mengatakan, aksi penolakan ini murni datang dari warga. Mereka sudah melihat banyak contoh di daerah lain dampak buruk dari stockpile. Sebelum itu terjadi, warga menolaknya.

“Stockpile ini kan untuk lokasi bongkar muat, pasti debunya banyak. Sangat membahayakan bagi kesehatan anak-anak kami. Lingkungan sekitar juga pasti tercemar. Stockpile ini akan amat mengganggu kenyamanan warga,” tandas Aldo.

Baca Juga: Kantongi 3 Medali Emas Porwil XI Sumatra, Catur Jambi Sukses Raih Tiket PON 2024

Aldo mengungkapkan, pihak PT SAS tidak pernah memberitahu warga Desa Mendalo Darat, bahwa akan mendirikan stockpile di dekat pemukiman mereka.

"Sampai saat ini PT SAS tidak pernah menemui kami warga Desa Mendalo Darat dan Mendalo Laut. Permintaan kami cuma satu, jangan bangun stockpile di wilayah kami. Ini perkampungan padat penduduk," tegas Aldo.

Hal senada disampaikan Rizal, warga Desa Mendalo Laut. Penolakan stockpile ini sudah dilaporkan ke Pemerintah Kabupaten Muarojambi dan Provinsi Jambi. Namun warga belum juga mendapatkan jawaban.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Maskun Sopwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Batang Hari Gelar Bimbingan Manasik Haji

Rabu, 4 Februari 2026 | 08:00 WIB
X