Baca Juga: Meski Sudah Memasuki Musim Hujan, 3 Daerah di Jambi ini Masih Terpantau Titik Panas
"Kami sudah laporkan ke bupati, DPRD, dan gubernur. Tapi sampai saat ini belum ada juga tindakannya, mau sampai kapan kami menunggu," jelas Rizal.
Selain masyarakat Desa Mendalo Darat dan Mendalo Laut, aksi protes sudah dilakukan oleh warga Kelurahan Aurkenali.
Warga perumahan berpenduduk puluhan ribu jiwa itu kompak menolak pembangunan stockpile batu bara di wilayah mereka.
Artikel Terkait
Aktivitas Angkutan Batu Bara Kembali Dihentikan, Dirlantas Polda Jambi : Tidak Ada Realisasi Perbaikan Jalan Rusak
Pungutan Capai 150 Miliar, KPK Ungkap 4 Titik Rawan Korupsi Pertambangan Batu Bara di Jambi
Ada Pungutan Angkutan Batu Bara Capai 150 M per Tahun, Begini Kata Ketua DPRD Provinsi Jambi
Sebabkan Kemacetan, Ditlantas Polda Jambi Keluarkan Diskresi untuk Angkutan Batu Bara
Dirlantas Polda Jambi Kembali Stop Mobilitas Angkutan Batu Bara, Ini Alasannya