Sabtu, 18 April 2026

Seorang Bhabinkamtibmas di Sarolangun Hibahkan Tanah Pribadi Untuk Kantor Desa

Photo Author
Novan Riansyah, Jambi Line
- Jumat, 19 Januari 2024 | 13:25 WIB

Saat Bhabinkamtibmas Polres Sarolangun, Aipda Sunaryo Hibahkan Tanah Pribadinya Untuk Kantor Desa (Jambi Line)
Saat Bhabinkamtibmas Polres Sarolangun, Aipda Sunaryo Hibahkan Tanah Pribadinya Untuk Kantor Desa (Jambi Line)

Pengusaha Sukses

Baca Juga: SINSENGO: Aplikasi Terbaru dari PT Sinsen untuk Kemudahan Konsumen Honda di Jambi

Siapa sangka Bhabinkamtibmas Polres Sarolangun, Aipda Sunaryo ini juga merupakan pengusaha sukses yang dikembangkan oleh istrinya.

Saat ini Aipda Sunaryo telah memiliki tiga usaha yang tengah berkembang yakni budidaya jamur tiram, pembuatan bahan dasar pensil dan furniture.

Semua usaha ini dibawah naungan CV, Eka Sunaryo Mancer (ESM) yang dikelola istri Sunaryo yakni Eka Rustiniatun dan mempekerjakan sebanyak 110 orang di Desa tempatnya tinggal.

Baca Juga: Motor Listrik New Honda EM1 e: dan EM1 e: PLUS Segera Hadir di Jambi, Sudah Bisa Boking Hanya Rp 500 Ribu

Sunaryo mengatakan usaha ini mulai dirintis bersama istrinya sejak tahun 2006 menjadi pembudidaya Jamur tiram.

Awal mula, budidaya jamur ini berdua bersama sang istri bermodalkan pengetahuan yang ia ikuti selama beberapa kali mengikuti seminar menjadi entrepreneurship di Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun.

“Pertama coba-coba dengan istri budidaya Jamur dengan bibit olahan serbuk kayu. Awal mula itu dibantu sama anak dan keluarga hingga berkembang seperti sekarang,” sebutnya.

Baca Juga: Honda Vario 160 Terbaru 2024 Tampil Lebih Segar dan Sporty dengan Warna Premium dan Fitur Canggih, Berikut Harga dan Spesifikasinya

Lambat laun usaha jamur tiram milik Aipda Sunaryo ini berkembang hingga sekarang. Ia menyebutkan saat ini budidaya jamur tiram di tempat dirinya telah ada 11 kandang, dimana perharinya dapat menghasilkan sebanyak 60 kilogram jamur tiram.

“Jamur tiram ini kita jual Rp 20 ribu perkilogram, saat ini sudah terjual se Kabupaten Sarolangun hingga ke Kabupaten lain dan Provinsi tetangga yakni Sumatera Selatan,” sebut Sunaryo.

Sedangkan untuk usaha pembuatan bahan dasar pensil dan bahan furniture ini, Aipda Sunaryo merintis sejak tahun 2019, dimana mulai muncul wabah Covid-19 kesulitan mencari bahan serbuk kayu.

Baca Juga: Resmikan Masjid Raya Baiturrahim Desa Rantau Keloyang, Al Haris Minta Warga Aktif Makmurkan Masjid

Sebenarnya kayu ini hanya diambil untuk pembibitan jamur tiram, namun karena ada investor yang melirik sehingga dirinya mengembangkan usaha bahan baku dasar pensil dan bahan furniture ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novan Riansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Batang Hari Gelar Bimbingan Manasik Haji

Rabu, 4 Februari 2026 | 08:00 WIB
X