Jambiline.com - Warga Jambi Rabu siang (22/11/2023) dibuat heboh dengan beredarnya foto dan video sebuah pasawat mendarat di danau Sipin Kota Jambi.
Mulanya, peristiwa ini heboh di media sosial Instagram hingga WhatsApp. Beredar video berantai di jejaring sosial, yang mengabarkan kejadian pesawat jatuh di Danau Sipin, Kota Jambi.
Dari informasi yang diperoleh awak media ini, kabar pesawat jatuh di Danau Sipin ini tengah dilakukan evakuasi oleh tim Basarnas dan BPBD di lokasi.
Baca Juga: Polda Jambi Musnahkan 11 Kg Sabu
Kabarnya, sejumlah korban sudah berhasil di evakuasi ke tenda darurat di sekitar lokasi kejadian, serta ditangani oleh tim kesehatan dari Angkasa Pura.
Tak ayal, kejadian ini pun sontak membuat masyarakat Jambi heboh, karena baru pertama kali ini adanya pesawat yang jatuh dan terdampar di Danau Sipin.
Menangapi hal tersebut, Executive General Manager PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandar Udara Sultan Thaha Siswanto mengatakan, bahwa hal tersebut merupakan latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD), pada hari Rabu, tanggal 22 November 2023 dengan Sandi Siginjai VI dengan tema “Aircraft Ditching”.
Dasar aturan Internasional dari latihan penanggulangan Keadaan Darurat Keamanan Bandara adalah ICAO, ANNEX AERODROME, Chapter 9 aerodrome operational service equipment and installations, ICAO Doc.9173-AN/898 Airport Service Manual.
Sementara dasar pelaksanaan kegiatan PKD tingkat nasional adalah Undang - Undang no 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor : PM 83 Tahun 2017, tentang Peraturan Keselamatan Penerbangan sipil Bagian 139 tentang Bandar Udara. Peraturan Dirjenhubud Nomor KP. 479 tahun 2015 tentang Rencana Penanggulangan Keadaan Darurat Bandar Udara.
"Kegiatan ini melibatkan 150 peserta Latihan, yang terdiri dari unsur gabungan instansi internal dan eksternal Bandara Sultan Thaha Jambi yang tergabung dalam anggota Komite Keselamatan Bandara seperti Dinas Perhubungan, Basarnas, BPBD, Damkar, KKP, Polairud, RS Raden Mattaher, RS Bhayangkara, Dinkes, PMI, TNI, POLRI, Airlines dan stakeholder lainnya." Terangnya.
Baca Juga: Pria di Jambi Gantung Diri, Sempat Telepon Pacar Sebelum Tewas
Dengan dilaksanakannya Latihan ini, diharapkan dapat meningkatkan Fungsi Komunikasi, Koordinasi, Komando dan anggota komite penanggulangan keadaan darurat dapat bersinergi dengan baik di lapangan dalam Upaya penanggulangan keadaan darurat didalam maupun diluar bandara.