daerah

Mahasiswa Jambi Korban Ferienjob di Jerman Dieksploitasi Renovasi Apartemen Pribadi

Senin, 1 April 2024 | 17:55 WIB
Ramayana dieksploitasi sebagai kuli di Jerman bangunan tanpa prosedur yang jelas. (Istimewa)

Setelah serangkaian eksploitasi yang dialami Ramayana, ia kembali ke Indonesia pada akhir Desember. Ia mengatkan sudah beberapa kali mengalami pemutusan kontrak secara sepihak dan sembilan kali dipindahkan ke beberapa apartemen.

Tidak hanya mengalami kerugian materi, fisik, dan psikis, ia dijerat utang sebesar 450 Euro atau sekitar 7,6 juta. Bahkan teman Raya sesama mahasiswa Universitas Jambi, ada terjerat utang sampai puluhan juta rupiah.

Ada sekitar 80 mahasiswa Universitas Jambi yang mengikuti program magang di Jerman tersebut. Secara keseluruhan, ada 1.047 mahasiswa dari 33 universitas di Indonesia menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) tersebut yang ditangani Bareskrim Polri.

Tanggapan Beranda Perempuan

Direktur Beranda Perempuan Zubaidah mengatakan meskipun polisi telah menetapkan beberapa tersangka, kasus eksploitasi dan TPPO ini harus diusut hingga ke akar-akarnya. Ribuan korban kasus ini masih berstatus mahasiswa.

“Mereka terjebak pada program magang bodong ini karena ada campur tangan dari universitas di mana tempat mahasiswa menuntut ilmu. Mahasiswa diperlakukan sebagai objek percobaan pendidikan dan dimobilisasi untuk mencukupi kebutuhan tenaga kerja manual di Jerman,” katanya.

Menurutnya, ini merupakan cerminan dari sistem pendidikan yang menempatkan universitas sebagai mesin pencetak tenaga kerja murah. Dengan program magang ini, Universitas telah abai dan lalai dalam menjamin keamanan dan perkembangan proses belajar mahasiswa. Oleh sebab itu, universitas seharusnya juga mempertanggungjawabkan kebijakan dan program yang diberlakukan kepada mahasiswa korban.

“Di sisi lain, Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) perlu dikaji ulang karena telah membuka cela bagi mahasiswa menjadi sasaran para sindikat perdangangan orang. Dengan dalih sebagai program yang mempersiapkan mahasiswa untuk masuk ke dunia kerja, pemerintah justru melanggengkan komodifikasi mahasiswa sebagai tenaga siap pakai sangat rentan untuk dieksploitasi,” kata Zubaidah.

Halaman:

Tags

Terkini

Pemkab Batang Hari Gelar Bimbingan Manasik Haji

Rabu, 4 Februari 2026 | 08:00 WIB