daerah

Perkara Utang Wakil Ketua DPRD Jambi: Syifa Dipecat dan Diintimidasi, Pinto Bantah

Kamis, 16 Mei 2024 | 21:16 WIB
Syifa melaporkan Pinto ke Polda Jambi. (Istimewa)

Jambiline.com - Rahma Asyifa, mengalami nasib nahas setelah ia menagih uang yang dipinjamkan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Pinto Jayanegara. Ia dipecat dan mendapat intimidasi.

Total uang yang harus dikembalikan kepada Syifa berjumlah Rp 12,6 juta. Uang yang dipinjamkan Pinto dengan alasan digunakan untuk keperluan kampanye. Namun, hingga saat ini Pinto tak membayar hutang tersebut.

Syifa malah mendapatkan serangkaian intimidasi. Selain dipecat dari staf DPRD Provinsi Jambi, ia dilaporkan dengan tuduhan membuat kegaduhan di rumah dinas Pinto. Padahal, Syifa saat itu hanya meminta uangnya dikembalikan.

Sore itu, tanggal 8 Mei 2024, Syifa sengaja mendatangi rumah dinas Pinto dengan niat meminta secara baik-baik.

“Namun, di sana saya berhadapan dengan orang-orang yang tidak ada kepentingan dan kaitannya dengan urusan gak saya,” katanya, kepada kumparan, Selasa (14/5).

Rumah dinas Pinto saat itu ramai. Bahkan pengamanannya diperketat. Ponsel milik Syifa ditahan sementara oleh pihak keamanan.

“Tapi saya menolak, sampai ada staf keamanan meminta saya untuk tidak mengambil video, rekam, atau pun foto atas perintah wakil ketua DPRD. Dan handphone saya harus di izinkan, saya mengikutinya,” katanya.

Baca Juga: Polda Jambi Akan Panggil Saksi-Saksi Terkait Laporan Dugaan Penggelapan Uang Oleh Pinto Jayanega

Meski ketakutan, Syifa terus memperjuangkan haknya. Di dalam hatinya ia berdoa agar perjuangannya dilancarkan.

Sampai di titik saya meminta hak saya kepada yang terhormat bapak Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, katanya.

Wakil ketua DPRD itu tidak terima disebut mempunyai utang. Apalagi Syifa menceritakan kebohongan di depan semua orang yang hadir.

“Dia masuk ke rumah dinas begitu saja, dan bilang aku gila dengan isyarat tangan menyilang ke dahi,” ujar Syifa.

Syifa ditinggal begitu saja oleh Pinto dan divideokan oleh orang-orang di sana. Video ini menjadi bahan melaporkan Syifa ke Polsek Telanaipura.

Syifa sudah mempublikasikan kasus ini di media sosial. Sejak saat itu, ia mendapat teror dan intimidasi dari orang-orang yang tidak dikenal. Padahal dia hanya menginginkan haknya ditunjuk oleh Wakil Ketua DPRD tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini

Pemkab Batang Hari Gelar Bimbingan Manasik Haji

Rabu, 4 Februari 2026 | 08:00 WIB