Field Operational Superintendent MontD’Or Oil Tungkal Ltd, Andri Betmando, mengungkapkan, pada dua lapangan itu terdapat 36 sumur. Dari 36 sumur itu 21 sumur aktif di Lapangan Mengupeh, dan 6 sumur di Pematang Lantih.
Setelah menyelesaikan pengeboran sumur pengembangan MGH-43 (MGH-C1), di Lapangan Mengupeh Blok Tungkal pada 2024, di Desa Lubuk Mandarsah, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, MontD’or Oil Tungkal akan melanjutkan pengeboran yang sudah diproyeksikan sejak tahun ini di daerah yang sama.
"Insya Allah awal 2025 kami langsung lanjut. Formasi yang kami upayakan di C1 masuk ke formasi C2. Nama sumurnya MGH-40. Termasuk kami juga akan mengupayakan di sumur-sumur lama yang masih punya potensi," papar Andri.
Andri berharap MontD’Or Oil Tungkal Ltd mampu menambah volume produksi di Kabupaten Tebo dan Tanjungjabung Barat melebihi rata-rata 900 BOPD. Kegiatan pengeboran berjalan lancar, efektif, efisien, dan tetap mengutamakan keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan. | TIM FJM
Artikel Terkait
Berulang Kali Kebakaran Lahan Akibat Sumur Ilegal Terjadi : SKK Migas Minta Penanganan Lebih Tegas
Peringatan HUT ke-79 RI, SKK Migas Sumbagsel Gelar Upacara di Tiga Lokasi KKKS
22 Tahun Perjalanan Industri Hulu Migas, FJM Jambi Apresiasi Media Gathering Bersama SKK Migas dan KKKS
Pererat Silaturahmi, FJM Jambi Bersama SKK Migas-KKKS Ikuti Media Gathering ke Jakarta
PPM, Program SKK Migas-KKKS Berikan Dampak Positif Bagi Masyarakat Provinsi Jambi