Jambiline.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor Bank Indonesia (BI) terkait dugaan korupsi dana tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR). Salah satu ruang yang diperiksa adalah ruang kerja Gubernur Bank Indonesia.
Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, membenarkan penggeledahan tersebut.
"Ya benar, tim dari KPK semalam melakukan penggeledahan di kantor BI," ujar Tessa kepada media di Jakarta, Selasa, (17/12/2024).
Baca Juga: 5 Mobil dengan Nama Paling Aneh, Salah Satunya Ford yang Dirancang Tahun 80-an
Tanggapan Bank Indonesia
Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyatakan bahwa Bank Indonesia menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
"Bank Indonesia menerima kedatangan KPK di kantor pusat Bank Indonesia Jakarta pada 16 Desember 2024," jelas Ramdan dalam keterangan resmi.
Ia menambahkan bahwa penggeledahan ini dilakukan untuk melengkapi penyidikan terkait dugaan penyalahgunaan dana CSR yang disalurkan oleh BI.
Baca Juga: Theo Hernandez Ingin Perpanjang Kontrak di AC Milan, Agen Quilon: Ini Tentang Masalah Fiskal
Dugaan Penyalahgunaan Dana CSR
Kasus ini mencuat setelah Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, dalam jumpa pers pada 18 September 2024, mengungkap adanya dugaan penyimpangan dalam penggunaan dana CSR.
Asep menyebut dana tersebut tidak digunakan sesuai peruntukannya, bahkan diduga dipakai untuk kepentingan pribadi.
"Misalnya, ada dana CSR 100, tapi yang digunakan sesuai peruntukannya hanya 50. Sisanya dipakai untuk hal lain, termasuk kepentingan pribadi," terang Asep.
Baca Juga: Sinopsis Film Under Ninja, Kento Yamazaki Menjadi Anggota Ninja Bawah Tanah
Artikel Terkait
Bekerja Sama dengan 12 Bank, BI Jambi Pusatkan Layanan Penukaran Uang di Kota Baru, Kota Jambi
Tekan Inflasi, BI Jambi Jaga Sinergisitas dengan Pemerintah dan Satgas Pangan
Pemkab Kerinci Gelar Apel Hari Kesadaran Nasional dan Halal Bi Halal Idul Fitri Bersama Pegawai
Al Haris Puji Habis-habisan Abdullah Sani di Acara Halal bi Halal Winsu Murnti, Sebut Ingin Duet Lagi
BI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah yang Inklusif dan Berkelanjutan Melalui Akselerasi Pembiayaan