nasional

Revolusi Digital : SKK Migas Luncurkan SPEKTRUM di Pre IOG SCM Summit 2024 Surabaya

Selasa, 11 Juni 2024 | 09:37 WIB
SKK Migas Luncurkan Inovasi Teknologi SPEKTRUM di Pre IOG SCM Summit 2024 Surabaya (SKK Migas)

Jambiline.com - SKK Migas memulai rangkaian acara Indonesia Upstream Oil & Gas SCM Summit 2024 (IOG SCM Summit 2024) dengan mengadakan Pre IOG SCM Summit di Surabaya pada 10-11 Juni 2024. Acara ini mengangkat tema 'Technology and Digitalisation', yang menyoroti peran penting teknologi dan digitalisasi dalam memajukan Supply Chain Management (SCM) di industri hulu migas nasional.

“Sinergi antara SKK Migas, KKKS, dan pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk mendukung program pengeboran jangka panjang yang tertuang dalam Long Term Program (LTP), guna memastikan kegiatan usaha hulu migas yang efektif dan efisien, terutama dalam SCM,” ujar Wakil Kepala SKK Migas Shinta Damayanti dalam acara tersebut pada Senin (10/6).

Dalam kesempatan ini, Shinta Damayanti juga meresmikan Sistem Pemetaan Kolaboratif Tata Ruang Hulu Migas atau SPEKTRUM IOG 4.0, yang mengaktifkan Wilayah Kerja migas sebagai sumber data dan informasi geospasial melalui kolaborasi data antara SKK Migas dan KKKS.

Acara pembukaan dihadiri oleh Pejabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono serta berbagai pemangku kepentingan industri hulu migas, termasuk KKKS, pelaku industri penunjang, UMKM, lembaga akademis, dan perwakilan pemerintah daerah.

Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, Rudi Satwiko, menjelaskan bahwa SPEKTRUM adalah sistem pemetaan kolaboratif yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas tata ruang sektor hulu migas. Sistem ini memungkinkan sinkronisasi dan harmonisasi peta dari berbagai bidang kerja, terintegrasi dengan peta OneMap ESDM dan Kebijakan Satu Peta Nasional.

“SPEKTRUM memudahkan pemetaan dan pengelolaan data ruang serta mendukung kolaborasi antar pemangku kepentingan industri hulu migas nasional. Inovasi ini mendorong kemajuan industri hulu migas melalui adopsi teknologi canggih dan digitalisasi,” jelasnya.

Pengguna utama sistem ini adalah SKK Migas, Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), dan pemangku kepentingan industri hulu migas lainnya, terutama yang berada di pemerintahan. SKK Migas bertindak sebagai penghubung dan penyedia Infrastruktur Geospasial Dasar (IGD), sementara KKKS berperan sebagai penyelenggara simpul jaringan Informasi Geospasial Tematik (IGT) di wilayah kerja masing-masing.

“Data dapat diakses oleh SKK Migas untuk pencarian, penyajian, pengunduhan, dan pengolahan secara real time. Dengan jaringan informasi geospasial yang komprehensif, pengelolaan tata ruang hulu migas menjadi lebih efisien dan efektif,” tambahnya.

Implementasi SPEKTRUM dimulai dengan blueprint arsitektur dan Pedoman Tata Kerja (PTK) SPEKTRUM IOG 4.0, dengan target 60 persen wilayah kerja hulu migas terkoneksi pada tahun 2025.

Selain peluncuran inovasi teknologi SPEKTRUM, hari pertama Pre IOG SCM Summit Surabaya juga menghadirkan sejumlah narasumber yang membahas peran digitalisasi dalam rantai suplai hulu migas. Para tamu undangan berkesempatan meninjau booth dari berbagai pelaku industri hulu migas, termasuk pabrikan, vendor, dan UMKM pendukung aktivitas hulu migas di area Jawa Bali, Madura, dan Nusa Tenggara (Jabanusa).

Setelah di Surabaya, Pre IOG SCM Summit 2024 juga akan diselenggarakan di Batam pada 3-4 Juli 2024 dengan tema "Collaboration and Market Intelligence". Puncak acara sekaligus penutup rangkaian IOG SCM Summit 2024 akan diadakan di Jakarta pada 14-16 Agustus 2024 dengan tema "SCM Evaluation/Integration: Navigating The Future".

Tags

Terkini