Jambiline.com - Segera hapus jejak digital Anda di internet, jika tak ingin menyesal di kemudian hari. Sebab jejak digital ini bisa dimanfaatkan untuk banyak hal, dari sisi positif sampai yang bikin kita tidak nyaman.
Seperti diketahui, ketika bermain internet aktivitas yang kita lakukan akan terekam sebagai jejak digital. Misalnya saja informasi terkait situs yang dikunjungi, e-mail yang dibagikan, pencarian di media sosial, sampai informasi yang diserahkan ketika mendaftarkan diri pada akun layanan online.
Bicara soal jejak digital dari sisi positifnya, pengguna tak perlu repot memasukkan data diri di suatu website karena biasanya sudah tersimpan otomatis.
Baca Juga: Waspada Warga Jambi, Ada Potensi Hujan Lebat Disertai Kilat dan Petir Hingga Malam Nanti
Pun demikian, jejak digital yang tersimpan pada layanan mesin pencari seperti Google, atau media sosial seperti TikTok dan Instagram, serta yang dipegang produsen HP, bisa juga dimanfaatkan untuk kepentingan iklan.
Jika Anda tak nyaman dengan praktik ini, ada cara untuk menghapus jejak digital di internet.
Jika Anda tak nyaman dengan praktik ini, melansir dari CNBCIndonesia.com ada ada beberapa cara untuk menghapus jejak digital di internet.
Baca Juga: Penguasaan Bahasa Inggris dan Spanyol Kylian Mbappe Berhasil Membuat Fans Tercengang
1. Memakai Incognito
Dengan cara ini, aplikasi tidak akan merekam situs yang dituju serta tidak menyimpan keyword yang digunakan pengguna. Namun perlu diingat ini bukan artinya Anda lolos dari pengawasan.
Misalnya saat masuk ke Facebook, media sosial itu akan merekam aktivitas yang dilakukan. Untuk menutupi ISP, gunakan VPN saat menggunakan internet.
Baca Juga: Menakar Peluang Duet Duo Setiawan
2. Potensi Data Bocor
Anda juga harus mengecek apakah menjadi korban dari kebocoran data, mengingat banyak kasus yang menimpa beberapa platform belakangan ini termasuk Yahoo dan Adobe. Caranya dengan menggunakan laman Have I Been Pwned? untuk mengetahui apakah data telah bocor.