Jambiline.com - Kepala bidang Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Kabupaten Tuban, Masykuri, mengkonfirmasi, masih ada 8 kecamatan yang belum memiliki perpustakaan kecamatan, salah satunya Kecamatan Bancar.
Sementara, Camat Bancar, Mastar, berharap agar bisa merencanakan pembuatan perpustakaan kecamatan dengan titik lokasi di Bulu tahun ini. Apalagi, Kepala Desa Bulu, Sarmin, juga mendukung dan berharap agar rencana tersebut bisa terealisasikan.
Masykuri menyampaikan, telah ada 12 kecamatan yang sudah memiliki perpustakaan, sementara 8 kecamatan, termasuk Bancar, masih belum memiliki perpustakaan.
"Perpustakaan ini juga membawahi perpustakaan di kecamatan se-Kabupaten Tuban. Sudah ada 12 kecamatan dari 20 kecamatan. Sementara yang sudah seperti Kecamatan Jenu, Tambakboyo, Kenduruan, Singgahan, Senori, Jatirogo, Palang, Widang, Kerek, dan lainnya. Untuk 8 kecamatan sisanya, sebenarnya ingin segera dibangun cuma terkendala tempat. 8 kecamatan yang belum ada perpusnya, kalau yang saya tau di antaranya Kecamatan Soko, Parengan, Plumpang, Merakurak, Montong, dan Bancar," kata Masykuri kepada Jambiline.com, pada Sabtu, (13/7/2024).
Baca Juga: Puluhan Siswa MAN 2 Tuban Lolos SNBP, Kepala Madrasah Sudah Siapkan Pendalaman Materi Sejak Kelas XI
Sementara itu, Mastar menjelaskan, sempat ada rencana pembuatan perpustakaan, namun tidak dapat dilanjutkan karena sesuatu hal, dan hanya tersedia di Komite Olahraga Pendidikan Nasional (Kordiknas) Bancar.
"Di kecamatan kami belum ada, hanya ada di Kordiknas Bancar. Tapi untuk koleksi buku-bukunya saya belum melihat langsung. Dulu waktu jamannya mantan Kepala Dinas Perpustakaan, Pak Kamid, mau dibuatkan kantor. Setelah beliau pensiun, tidak ada yang melanjutkan rencana perpustakaan," kata Mastar.
Ia mengharapkan, agar perpustakaan kecamatan bisa berdiri tahun ini dengan target lokasi di Desa Bulu.
"Harapannya kami menyediakan perpustakaan sendiri dari kecamatan, dan untuk pilihan lokasinya sepertinya lebih efisien di Desa Bulu, karena di sana SD nya banyak, sekolah lain juga banyak. Mungkin bisa dibuatkan tempat sendiri di sekitar GOR situ biar potensi minat bacanya juga ada. Kalau di sekitar kecamatan sendiri sekolahnya cuma sedikit, jadi belum tentu banyak yang minat dengan perpustakaan," ujarnya.
Sebelumnya sempat diadakan perpustakaan oleh kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Bulu, namun belum terjaga dengan baik, sehingga pengadaan perpustakaan harus terhenti.
Baca Juga: Perpustakaan Umum Daerah Berikan Layanan INLISLite dan Mobil Perpustakaan Keliling
"Saya lebih senang kalau lokasi perpustakaannya di Bulu. Kemarin sempat kita sediakan perpustakaan di sini (Balai Desa) dengan sekitar 200 koleksi buku, yang merupakan bagian dari program PKK. Tapi ada beberapa buku yang dibawa pulang tanpa izin, dan diletakkan berserakan, jadi ada yang hilang, dan sisanya masih banyak yang bisa kita simpan," kata Sarmin.
Ia sangat mendukung dan berharap agar perpustakaan Kecamatan Bancar nantinya dapat berdiri di Desa Bulu. Terlebih lagi, Sarmin akan siap membantu untuk menyediakan tempat yang nyaman.
"Kalau memang mau dibuatkan perpustakaan di Bulu, saya lebih mendukung, sekarang minat baca anak kan rendah. Kemarin sempat kami sediakan buku-buku di sini, mereka akhirnya meramaikan tempat ini. Kalau dari karakter anak-anak di sini, untuk tempat membaca sepertinya lebih nyaman di tempat yang terbuka. Saya lebih siap kalau ada perpustakaan, nanti saya bantu sediakan tempat," ungkapnya.
Artikel Terkait
695 Siswa Madrasah di Kecamatan Rengel Ikuti Latihan Manasik Haji
Apa Itu PPG Prajabatan, Berikut Penjelasannya Mulai dari Syarat Hingga Tujuannya
Sendang Asmoro Menjadi Destinasi Wisata Unggulan Kabupaten Tuban Berbasis Air hingga Wahana Edukasi