Jambiline.com - Isu biaya sekolah mahal di sekolah swasta seringkali menjadi problematika tersendiri bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan anaknya ke sekolah baru.
Akan tetapi, salah satu sekolah swasta di Kabupaten Tuban, SD Katolik Santo Petrus, tetap berani unjuk diri sebagai sekolah yang berkualitas di balik isu tersebut.
Di samping itu, mahalnya biaya sekolah juga menjadi faktor adanya mutasi siswa dari sekolah satu ke sekolah lainnya.
Menurut Kepala SD Katolik Santo Petrus, Veronika Setianingsih, semua pembiayaan sekolah harus disampaikan secara transparan beserta rinciannya kepada wali murid di awal tahun pembelajaran.
Veronika mengatakan, semua biaya sekolah akan digunakan sebagai sarana dan prasarana (sarpras) untuk melayani pembelajaran siswa menjadi lebih baik.
"Memang kami sekolah swasta dan perlu memberikan pelayanan terbaik melalui sarpras kita. Kita memang perlu memenuhi itu semua dengan biaya sendiri, termasuk meningkatkan SDM kita. Sementara dana BOS kan jumlahnya sesuai dengan jumlah siswa kita," kata Veronika kepada Jambiline.com, pada Senin, 22 Juli 2024.
Di tempat yang sama, ia menjelaskan bahwa berbagai macam program kegiatan sekolah juga menjadi faktor penyebab mahalnya biaya sekolah swasta.
"Semua pembiayaan yang ada, kita sampaikan semuanya di awal tahun pembelajaran secara transparan kepada wali murid, sehingga disetiap kegiatan, kita tidak pernah menarik biaya lagi. Meski kami sering mengadakan kegiatan edukasi di luar kota, bahkan kelas 1 sampai kelas 6, tidak ada yang komplain masalah biaya," ucapnya.
Baca Juga: Puluhan Siswa MAN 2 Tuban Lolos SNBP, Kepala Madrasah Sudah Siapkan Pendalaman Materi Sejak Kelas XI
Menariknya, momen mutasi siswa ke sekolah lain, tidak pernah terjadi di SD Katolik Santo Petrus.
"Puji Tuhan juga sekolah kami belum pernah ada status siswa yang mutasi ke sekolah lain terkait masalah biaya, malah kami yang sering menerima siswa pindahan," terangnya.
Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) yang ada di SD Katolik Santo Petrus juga diakui termasuk mahal, namun tetap ada keringanan bagi orang tua tidak mampu.
"Isu sekolah mahal itu memang kita perlu untuk menggaji guru-guru kita juga melalui SPP anak-anak. Kami yang digaji pemerintah kan cuma beberapa saja, jadi ya wajar kalau mahal, karena untuk perbaikan sarpras. Puji Tuhan semua selalu terpenuhi, karena didukung oleh para orang tua siswa. Bahkan, kami ada program Orang Tua Asuh untuk membantu biaya siswa yang kurang mampu," jelasnya.
Artikel Terkait
695 Siswa Madrasah di Kecamatan Rengel Ikuti Latihan Manasik Haji
Apa Itu PPG Prajabatan, Berikut Penjelasannya Mulai dari Syarat Hingga Tujuannya
Sendang Asmoro Menjadi Destinasi Wisata Unggulan Kabupaten Tuban Berbasis Air hingga Wahana Edukasi
Perpustakaan Umum Daerah Berikan Layanan INLISLite dan Mobil Perpustakaan Keliling