Jambiline.com - Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto sebut regulasi jalan khusus batu bara sudah ada, namun ada beberapa pihak yang tidak patuh. Tak ayal, ia pun tegas jalan tersebut harus dibangun, Senin (14/01/2024).
Hal ini disampaikan Edi Purwanto saat menghadiri rapat pengaturan penggunaan jalan angkutan batu bara melalui sungai, Sabtu (13/01/24) kemarin di Rumah Dinas Gubernur Jambi.
Pada kesempatan rapat soal batu bara ini, selain Edi Purwanto turut pula hadir Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, perwakilan dari unsur forkompimda di lingkup pemerintahan Provinsi Jambi.
Baca Juga: Hari Ini Seluruh Wilayah di Jambi Bakal Hujan Lebat, BMKG Beri Peringatan Dini
Selain itu tampak pula, Sekretaris daerah Kabupaten Sarolangun, dan Kabupaten Batanghari, Asisten Pemerintahan, Kapolres Sarolangun, Kapolres Batanghari, serta OPD terkait dan sejumlah perusahaan batubara.
Pada rapat ini, Ketua DPRD Provinsi Jambi menyampaikan bahwa pihaknya menghargai upaya-upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi, untuk menyelesaikan masalah kemacetan batu bara.
Selain itu, bilang Edi pihaknya juga menerima masukan-masukan dari demonstrasi sopir batu bara.
Baca Juga: PJ Bupati Muaro Jambi, Bacyuni Deliansyah Berikan Penghargaan 17 Desa Mandiri
Pada intinya disebutkan Edi, bahwa negara harus melakukan langkah-langkah, sehingga para pihak khususnya seluruh masyarakat masih menikmati kehidupan.
"Tapi sekali lagi regulasi yang di buat, peraturan yang dibuat, kesepakatan yang dibuat itu yang sulitnya melaksanakan itu semua. Misalnya kenapa terjadi kemacetan, karena memang para pihak yang tidak mematuhi aturan itu. Artinya aturan yang sudah disepakati, jika dilaksanakan dengan baik saya pikir hasilnya akan baik seperti itu," jelasnya.
Ia juga berharap ada komitmen dari pengusaha-pengusaha, untuk menyelesaikan batu bara.
Baca Juga: Hadiri Halal Bihalal Keluarga Besar Aritonang Ompusunggu, Ini Harapan Budi Setiawan
Solusi sungai menurut Ketua DPD PDI Perjuangan itu jika hanya mengandalkan debit air, maka hal ini juga tidak bisa dipastikan. Apalagi melihat kondisi debit air yang bisa saja surut.
"Jika mengandalkan debit air sungai, saya tidak tahu berapa lama itu bisa berjalan, habis itu airnya surut lagi tidak bisa jalan lagi. Ini akan menjadi masalah lagi pasti nanti menumpuk lagi di jalan," tegasnya.
Artikel Terkait
Jelang Natal 2023, Polda Jambi Bakal Kembali Stop Mobilisasi Angkutan Batu Bara
Tiang Gentala Arasy Ditabrak Kapal Muatan Batu Bara, Anggota Komisi III DPRD Ini Angkat Bicara
Truk Batu Bara Dilarang Melintasi Jambi, Gubernur Sebut Sampai Jalur Khusus Selesai
Truk Batu Bara Dilarang Melintas di Jalan Nasional, Dewan Desak Jalur Khusus
Minta Jalan Khusus Batu Bara Dipercepat, Ketua DPRD Minta Polda Jambi Awasi Jalur Sungai
Asosiasi Sopir Batu Bara Mengeluh, Gubernur Jambi Al Haris: Tidak Akan Mungkin Sayo Telantarkan Kamu
Gubernur Jambi Al Haris Tegaskan Perusahaan Batu Bara Selesaikan Jalan Khusus, Sopir Akan Dapat BLT