Dirinya sangat menyayangkan aktivitas angkutan Batu bara ini kembali dibuka lewat jalur darat, apalagi sebentar lagi akan ada arus mudik yang tentu hal ini akan mengganggu arus lalulintas pemudik.
Baca Juga: Hilal Tak Terlihat di Jambi, Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 12 Maret Besok
"Kenapo pemerintah buka lagi jalan untuk angkutan Batu Bara melalui jalur darat ini sebelum puasa, kenapo dak setelah lebaran bae. Padahal bentar lagi nak lebaran. Otomatis ini akan menggangu arus lalulintas pemudik. Pasti akan terjadi macet parah, apalagi Jambi-Merangin," tuturnya.
Oleh karen itu, ia berharap pemerintah bisa mengambil kebijakan terkait angkutan Batu bara ini. Setidaknya, nanti arus mudik Jambi-Merangin bisa lancar dan aman.
Ia khawatir, jika tidak dilakukan antisipasi, maka ditakutkan akan membuka peluang kecelakaan saat arus mudik dan balik lebaran nantinya.
Baca Juga: GSM Jambi Pamerkan Foto Lingkungan dari Berbagai Provinsi
"Mudah-mudahan pemerintah Provinsi Jambi bisa membuat kebijakan. Setidaknya nanti pada saat arus mudik dan balik lebaran, arus lalulintas Jambi-Merangin aman. Takutnyo banyak yang mengalami kecelakaan, apalagi sopir truk Batu bara ini bawak mobilnyo ngeri main kebut bae," tukasnya.
Artikel Terkait
Gubernur Al Haris Sesalkan Adanya Demo Batu Bara Yang Anarkis di Jambi
Ketua MPC PP Batanghari Sesalkan Aksi Anarkis Demo Sopir Batu Bara di Jambi
Anggota DPRD Ini Pertanyakan Realisasi Jalan Khusus Batu Bara Pada Gubernur Jambi
Terkait Batu Bara di Jambi, Dirlantas Sebut Ada Tiga Hal Penting yang Harus Dilakukan
Apresiasi Kebijakan Gubernur Jambi Soal Batu Bara, Pengamat Sosial Beberkan Beberapa Dampak Positifnya
Surat Kementerian ESDM Tak Goyahkan Gubernur Jambi Al Haris, Angkutan Batu Bara Tetap Lewat Sungai
Tanggapi Surat Dirjen Minerba, Ketua DPRD Tegas Minta Stop Angkutan Batu Bara Lewati Jalan Nasional Jambi
Membandel, 8 Unit Angkutan Batu Bara Melintas Tanpa Izin Ditindak Ditlantas Polda Jambi