"Dampaknya tentu, paling tidak ini bisa menjadi peringatan bagi seluruh masyarakat. Bahwa kejahatan itu bisa dilakukan oleh siapa saja, bahkan bagi seorang intelektual, bagi seorang mahasiswa yang notabene nya adalah terpelajar. Dimana yang setiap harinya berkutat dengan buku, dengan ilmu pengetahuan pun bisa melakukan kejahatan pembunuhan." Ungkapnya.
Baca Juga: Terima Formulir Pendaftaran Budi Setiawan, Begini Kata Ketua DPC Partai Demokrat Kota Jambi
Oleh karena itu, ia berpesan kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada terhadap seluruh tindak tanduk kejahatan yang terjadi. Karena terkadang kejahatan itu terjadi bukan hanya karena niat pelaku, tetapi juga karena ada kesempatan.
"Untuk itu mari kita semua selalu waspada dan mawas diri. Karena kejahatan itu terjadi bukan karena niat pelaku, tetapi juga karena ada kesempatan. Bagi masyarakat terus waspada, jangan berikan kesempatan untuk terjadinya kejahatan." Tukasnya.
Sementara itu belum ada tanggapan dari pihak UIN STS Jambi, Rektor UIN saat dikonfirmasi awak media ini melalui pesan whatsapp belum ada tanggapan.
Baca Juga: Kompak, Pengurus dan Kader Golkar Dampingi Budi Setiawan Antar Formulir ke Demokrat
Artikel Terkait
Penghargaan untuk Polda Jambi dalam Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Illegal Tapping di Jalur Pipa PHE Jambi Merang
Tipu Warga Jambi, Subdit V Cyber Ditreskrimsus Polda Jambi Tangkap Dua Pelaku Penipuan Online di Pulau Jawa
Semangat Ramadhan, Personil Ditpolairud Polda Jambi Bersih-bersih Sampah di Sungai Batanghari
Pantau Arus Lalu Lintas saat Arus Balik Lebaran, Ditlantas Polda Jambi Atensi Kendaraan Sumbu Tiga ke Atas Dilarang Melintas
5 Hari Hilang, Sopir Maxim di Jambi Ternyata Dibunuh
2 Mahasiswa Pembunuh Sopir Maxim di Jambi Sempat Gadaikan Mobil Curian
Kronologi Pembunuhan Driver Maxim di Jambi Terkuak: Korban Dijerat Hingga Dibuang