Sabtu, 18 April 2026

Keberadaan Rojali dan Rohana Disebut Penyebab Mall Sepi, Pengamat Ungkap Faktanya

Photo Author
Maskun Sopwan, Jambi Line
- Selasa, 12 Agustus 2025 | 17:35 WIB

Ilustrasi Rojali dan Rohana (Meta Creator)
Ilustrasi Rojali dan Rohana (Meta Creator)

Jambiline.com - Fenomena rombongan jarang beli (Rojali) dan rombongan hanya nanya-nanya (Rohana) tengah menjadi bahan perbincangan di dunia bisnis Indonesia.

Istilah Rojali dan Rohana ini menggambarkan perilaku pengunjung pusat perbelanjaan yang hanya melihat-lihat atau bertanya tanpa melakukan pembelian.

Muncul dugaan bahwa keberadaan Rojali dan Rohana menjadi penyebab sepinya mall-mall di Tanah Air.

Namun, Direktur Program dan Kebijakan Prasasti Center for Policy Studies, Piter Abdullah, menegaskan bahwa fenomena tersebut bukanlah faktor utama.

Baca Juga: Fenomena “Joki Strava”: Saat Gengsi Digital Mengalahkan Keringat Nyata

Menurutnya, perubahan pola belanja masyarakat akibat pesatnya perkembangan teknologi jauh lebih berpengaruh terhadap berkurangnya pengunjung mall.

“Sepinya mall bukan karena Rojali atau Rohana, tetapi karena gaya hidup belanja masyarakat kini lebih banyak dilakukan secara online,” jelas Piter dalam konferensi pers peluncuran Laporan Riset Ekonomi Digital Indonesia di Jakarta, Selasa, 12 Agustus 2025.

Piter memaparkan bahwa digitalisasi ekonomi telah mendorong pergeseran perilaku konsumen. E-commerce kini menjadi pilihan utama, sehingga kunjungan ke pusat perbelanjaan fisik menurun.

Baca Juga: Pemerintah Tulis Ulang Sejarah Indonesia, Libatkan 112 Sejarawan

Meski begitu, daya beli masyarakat tetap terjaga bahkan terus tumbuh, hanya saja perputarannya kini lebih dominan di ranah digital.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, konsumsi rumah tangga—yang menyumbang 54,25 persen terhadap PDB dari sisi pengeluaran—pada kuartal II-2025 tumbuh 4,97 persen secara tahunan (yoy).

Angka ini sedikit lebih tinggi dibanding kuartal I-2025 yang tumbuh 4,95 persen dan kuartal II-2024 sebesar 4,93 persen.

Menurut Piter, perkembangan ekonomi digital di Indonesia kian pesat, dengan perubahan gaya hidup sebagai salah satu indikatornya.

Baca Juga: Ada Tempat Hiburan Malam Eksploitasi Remaja, DPRD Desak Penutupan dan Hukuman Maksimal

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Maskun Sopwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Batang Hari Gelar Bimbingan Manasik Haji

Rabu, 4 Februari 2026 | 08:00 WIB
X