oleh Bustanol
Jambiline.com - Gemuruh tepuk tangan menggema di sepanjang tepian Sungai Batanghari, Jambi. Langit malam dihiasi dengan kembang api yang mekar dengan indah, bagaikan lukisan abstrak di atas kanvas hitam. Festival Sungai Pengabuan di Kuala Tungal, Tanjung Jabung Barat, yang menjadi bagian terakhir Ekspedisi Batanghari 2023, telah mencapai puncaknya.
Menyelami Misteri dan Legenda Sungai Batanghari
Festival ini bukan hanya tentang pesta dan kemeriahan, tapi juga tentang menyelami jejak sejarah dan budaya. Diiringi lantunan gamelan melayu yang syahdu, film dokumenter "Pengabuan" diputar, membawa kami menyelami legenda di balik nama Sungai Pengabuan.
Legenda ini menceritakan tentang 99 orang yang menghilang di sungai ini setelah berpesta selama tiga hari tiga malam. Narator dalam dokumenter adalah Datuak Rasyid yang menggunakan bahasa Jambi.
Film dokumenter ini tidak hanya menceritakan legenda, tetapi juga menghadirkan fakta sejarah dan penelitian ilmiah tentang asal-usul nama Sungai Pengabuan. Para ahli sejarah dan arkeologi memberikan analisis mereka, membuka tabir misteri dan memberikan perspektif baru tentang legenda ini.
Menyaksikan Semarak Budaya Jambi
Festival Sungai Pengabuan bukan hanya tentang legenda, tapi juga tentang kekayaan budaya Jambi. Beragam pertunjukan seni ditampilkan, mulai dari tari zapin yang energik hingga tari sekapur sirih yang penuh makna. Setiap tarian menceritakan kisah dan tradisi yang berbeda, memberikan kami wawasan baru tentang budaya Jambi.
Salah satu pertunjukan yang menarik perhatian adalah Tari Manccerak Parek dari masyarakat Bugis. Tarian ini merupakan simbol penghormatan kepada leluhur dan ungkapan rasa syukur atas hasil panen.
Selain tarian, festival ini juga menghadirkan berbagai pertunjukan musik tradisional, seperti musik melayu dan musik kompang. Alunan musik yang merdu dan syair lagu yang penuh makna membawa kami ke dalam atmosfer budaya Jambi yang kental.
Menjelajahi Keindahan Alam Hutan Mangrove Pangkal Babu
Selanjutnya, kami diajak menjelajahi Hutan Mangrove Pangkal Babu. Desa Tungkal Satu, dengan panorama alamnya yang asri, menyambut kami dengan keramahan. Di sini, kami disuguhkan dengan berbagai kegiatan menarik, seperti edukasi tentang manfaat hutan mangrove, penanaman bibit mangrove, dan wisata perahu menyusuri sungai.
Hutan Mangrove Pangkal Babu merupakan salah satu ekosistem penting di Desa Tungkal. Hutan ini tidak hanya berfungsi sebagai habitat bagi berbagai flora dan fauna, tetapi juga sebagai penahan abrasi pantai dan pencegah pencemaran air laut.
Menemukan Kearifan Lokal