nasional

336 Orang Jemaah Haji Indonesia Tidak Kembali ke Tanah Air, Petugas Perketat Pemeriksaan

Senin, 1 Juli 2024 | 16:29 WIB
Pemeriksaan tas jemaah haji (Kemenag RI)

Di KKHI, menurutnya, inspeksi dan intervensi kesehatan lingkungan fokus pada pengelolaan limbah medis dan pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit, serta pemantauan limbah medis hingga pos kesehatan sektor dan pos kesehatan satelit.

"Di katering, tim juga melakukan IKL terhadap dapur katering penyedia makanan jemaah haji tahun ini. IKL dilakukan terhadap 57 dapur katering penyedia makanan jemaah haji," ujarnya.

Sasaran lainnya dari kegiatan IKL, kata dia, adalah 169 hotel/pemondokan jemaah haji. IKL terhadap hotel/pemondokan dilakukan untuk memastikan bahwa kondisi sanitasi dan kesehatan lingkungannya sesuai dengan standar yang berlaku.

Baca Juga: Danau Linting : Misteri dan Keindahan yang Menawan di Deli Serdang, Air Danaunya Bisa Berubah-ubah Warna

"Setiap hari, tim Sanitasi dan Food Security memperbarui informasi cuaca harian yang meliputi suhu, kelembaban, dan kecepatan angin. Pembaruan informasi dalam bentuk infografis yang disebarluaskan melalui media komunikasi grup WhatsApp Daker Kesehatan, PPIH Arab Saudi, serta semua yang terkait," ucapnya.

PPIH, terang Widi, kembali mengingatkan jemaah haji untuk mempertimbangkan kapasitas koper bagasi dan tas tentengan yang akan dibawa ke pesawat dengan tidak membeli oleh-oleh atau belanja berlebihan.

"Jemaah dapat mengirim oleh-olehnya melalui jasa ekspedisi atau dapat membeli di Tanah Air. Selama di Kota Madinah, PPIH juga mengimbau jemaah untuk mengindahkan ketentuan-ketentuan dan larangan yang berlaku selama berada di Kota Madinah, khususnya di area Masjid Nabawi," pungkasnya.

Baca Juga: Pesona Danau Linow : Keajaiban Alam Tiga Warna di Tomohon, Terbentuk Sekitar 500 Ribu Tahun Lalu Akibat letusan gunung berapi

Hari ini, Senin, 1 Juli 2024, terdapat 20 kelompok terbang, dengan jumlah jemaah haji sebanyak 7.708 orang. Mereka telah dan akan dipindahkan ke Tanah Air, dengan rincian sebagai berikut:

1. Debarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG): 786 jemaah/2 kloter

2. Debarkasi Surabaya (SUB): 1.855 jamaah/5 kloter

3. Debarkasi Solo (SOC): 1.440 jamaah/4 kloter

4. Debarkasi Makassar (UPG): 450 jemaah/1 kloter

5. Debarkasi Batam (BTH): 450 jemaah/1 kloter

6. Debarkasi Medan (KNO): 360 jamaah/1 kloter

Halaman:

Tags

Terkini