6. Supermoon berang-berang (5 November 2025).
Akan ada tiga supermoon pada tahun 2025, yang terdekat adalah Beaver Moon pada bulan November sejauh 221.726 mil (356.833 kilometer) dari Bumi.
Ini akan menjadi bulan purnama terdekat setelah Hunter's Moon pada bulan Oktober dan Cold Moon pada bulan Desember.
7. Saturnus pada oposisi (21 September 2025).
Saturnus akan berada pada titik terang dan terbaiknya pada akhir September saat Bumi melewati antara raksasa gas dan matahari, bahkan Anda bisa melihat cincinnya.
8. Hujan meteor Lyrid (21-22 April 2025).
Tahun ini diprediksi akan terjadi hujan meteor paling produktif dan populer yang dipecahkan oleh cahaya bulan yang terang, sebanyak 10 hingga 20 bintang jatuh per jam dan beberapa bola api yang sangat terang.
9. Konjungsi Venus dan Jupiter (12 Agustus 2025).
Sebelum matahari terbit akan ada pemandangan indah Jupiter dan Venus yang bersinar hanya dalam jarak satu derajat, tepatnya pada magnitudo -1,8 dan Venus pada magnitudo -3,9.
Baca Juga: Harga BBM Naik Per Januari 2025 Ini Termasuk di Jambi, Berikut Rinciannya
10. Cahaya utara pada ekuinoks (20 Maret-22 September 2025).
Pastikan sumbu Bumi tidak miring ke arah maupun menjauhi matahari untuk mendapati Ekuinoks.
Ekuinoks muncul dengan aurora geometri ideal di sekitar kutub tahun ini, mungkin akan muncul cahaya sejauh utara dan selatan.
Planet raksasa Jupiter tidak menunjukkan fenomena menarik tahun ini, namun akan sejajar dengan Bumi dan matahari pada awal tahun 2026.
Selanjutnya, Wolf Moon juga akan muncul pada bulan Januari 2026 yang juga merupakan bagian dari supermoon.***
Artikel Terkait
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Raih Predikat Badan Publik Informatif Nasional 2024
Lewat Film Pendek, Anak Muda Palembang Gaungkan Pesan Keselamatan Berkendara di Safety Riding SMC 2024
AI Meta WhatsApp Jadi Tren di Kalangan Artis Indonesia, Tapi Akuratkah?
Presiden Prabowo Resmi Tetapkan Tarif PPN 12 Persen Barang Mewah di 1 Januari 2025