Jambiline.com - Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Proyek Strategis Nasional (PSN) Tangguh Train 3, di Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat, Jumat (24/11/2023).
Acara peresmian PSN ini turut dihadiri oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.
Kemudian turut hadir juga Pj.Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere, Bupati Bintuni Petrus Kasihiw, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, BP EVP Gas & Low Carbon Energy Anja Isabel Dotzenrath dan BP Regional President Asia Pasifik Kathy Wu.
Baca Juga: SAKO Pramuka Ma'arif NU Daerah Jambi Masa Bhakti 2023-2028 Resmi Dilantik
Pada itu, Presiden Jokowi sekaligus melakukan groundbreaking pengembangan tiga proyek hulu migas dan turunannya. Proyek tersebut yakni Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) Ubadari, Asap Kido Merah dan Blue Ammonia.
"Puji dan syukur, alhamdulillah hari ini kita akan meresmikan Proyek Tangguh Train 3, penghasil gas bumi terbesar di Indonesia," kata Jokowi.
Disampaikan Jokowi, Proyek Tangguh Train 3 ini dibangun dengan investasi sebesar USD 4,83 miliar atau setara Rp72,45 triliun rupiah.
Baca Juga: Besok, BMKG Jambi Warning Tanah Longsor di Kabupaten Ini
"Proyek ini akan meningkatkan kapasitas produksi tahunan Tangguh LNG menjadi 11,4 juta ton per tahunnya dan berkontribusi signifikan untuk mendukung target produksi gas 12 standar kaki kubik per hari pada tahun 2030," lanjutnya.
Jokowi juga menyampaikan apresiasi atas investasi yang baru ini.
"Saya senang, proyek ini menyerap banyak tenaga kerja. Saat ini, 70 persen tenaga operasional Tangguh adalah pekerja dari Provinsi Papua Barat dan Papua. Dan saya mendengar ada target yang baru di tahun 2029 mencapai 85 persen.
Ini sangat bagus dan 105 teknisi operasi dan pemeliharaan kilang LNG adalah Putra Putri Papua Barat dan Indonesia yang telah direkrut sejak SMA yang menjalani program pendidikan dari BP di Berau," lanjut Jokowi.
Baca Juga: Harga Sawit di Jambi Terus Mengalami Kenaikan, Pekan Ini Tembus Hampir 2.500 Per Kilogram
Sementara itu, Menteri ESDM memastikan peresmian ini menandai dimulainya operasi komersil dari Train 3 dan menegaskan kontribusi Tangguh terhadap ketahanan energi bangsa dan dukungannya yang kuat pada program transisi energi menuju Net Zero Emission (NZE) tahun 2060.
Artikel Terkait
SKK Migas Ajak Stakeholder Bangun Kolaborasi Strategis Guna Mendorong Pertumbuhan ekonomi dan Kesejahteraan Optimal
SKK Migas Sampaikan Komitmen Terus Berkontribusi Secara Berkelanjutan Bagi Negara
Industri Hulu Migas Butuh Suntikan Dana US$20 Miliar per Tahun untuk Kejar 1 Juta Barel
SKK Migas Dorong Digitalisasi dalam Assurance, Manajemen Risiko dan Investigasi
Sempat Disebut Perampok Hasil Bumi Daerah, SKK Migas Beri Penjelasan