Sabtu, 18 April 2026

Buntut PDNS di Hacker, dari Menkominfo Didesak Mundur Hingga Pencetakan Paspor di Imigrasi Sejumlah Daerah Terkendala

Photo Author
Novan Riansyah, Jambi Line
- Rabu, 3 Juli 2024 | 23:04 WIB

Baru-baru heboh PDNS di hacker, sebagai tebusan pemerintah dimintai uang sebesar Rp131 Miliar. Buntut dari persoalan ini, Menteri Kominfo (Menkominfo), Budi Arie Setiadi diminta mundur.  (Ilustrasi Net)
Baru-baru heboh PDNS di hacker, sebagai tebusan pemerintah dimintai uang sebesar Rp131 Miliar. Buntut dari persoalan ini, Menteri Kominfo (Menkominfo), Budi Arie Setiadi diminta mundur. (Ilustrasi Net)

Jambiline.com - Baru-baru heboh PDNS di hacker, sebagai tebusan pemerintah dimintai uang sebesar Rp131 Miliar. Buntut dari persoalan ini, Menteri Kominfo (Menkominfo), Budi Arie Setiadi diminta mundur dari jabatannya.

Betapa tidak, dampak dari PDNS yang dikelola Kemenkominfo mengalami gangguan, sehingga layanan digital Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia tidak berfungsi.

Bahkan sejumlah Imigrasi di Indonesia tak dapat mencetak paspor, sejak PDNS tersebut diretas.

Baca Juga: Pep Guardiola di Ambang Merekrut Bintang Muda Brasil, Savio

Seperti yang terjadi di beberapa daerah di Pulau Sumatera, termasuk Provinsi Jambi. Dimana, belum lama ini akibat PDNS tersebut, sejumlah warga yang hendak membuat paspor di Imigrasi terkendala.

Baru-baru ini, ada salah satu warga Jambi mengaku tak bisa mencetak paspor dikarenakan adanya gangguan di Imigrasi. Ia pun akhirnya mengurus pembuatan Paspor di Kota lain, yang bisa mencetak paspor.

"Di Jambi tak bisa, lagi ada gangguan katanya," ujar narasumber yang tak disebutkan namanya pada Jambiline.com.

Baca Juga: Kiper Muda, Diogo Costa Menjadi Pahlawan Timnas Portugal di Euro 2024

Padahal, paspor tersebut digunakan untuk keberangkatannya ke tanah Suci Mekkah, dalam rangka menjalani ibadah umroh pada bulan Agustus depan.

Alhasil, karena tak mau ambil resiko dan demi kelancaran keberangkatan Umroh nya, warga Jambi ini terpaksa mengurus paspor di Kota lain di kawasan Sumatera yang bisa mencetak paspor tersebut.

Selain itu, Layanan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di daerah juga mengalami gangguan, sehingga pemerintah daerah memperpanjang waktu pendaftaran. Sebanyak 282 layanan instansi pemerintah pun terganggu.

Baca Juga: Tottenham Hotspur Incar Callum Hudson-Odoi : Nottingham Forest Tetapkan Harga 40 Juta Pound

Tak ayal, Menkominfo pun didesak mundur oleh sejumlah pihak melalui petisi daring.

Melansir CNNIndonesia, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) merespons munculnya petisi daring, yang mendesak agar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi mundur dari jabatan buntut peretasan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novan Riansyah

Sumber: CNN Indonesia, Jambiline.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X