Kelima, kolaborasi antara pemerintah dan platform teknologi dalam menerapkan sistem deteksi dini dan pencegahan praktik judi online perlu ditingkatkan. Inovasi teknologi seharusnya bisa dimanfaatkan untuk melawan dampak negatifnya sendiri.
Baca Juga: Penipu Nyamar Jadi Pj Wali Kota Jambi Sri Purwaningsih, Ini Dia Modusnya
Pada akhirnya, tantangan judi online ini menjadi momentum bagi kita untuk merefleksikan kembali arah perkembangan teknologi dan dampaknya terhadap tatanan sosial.
Sudah saatnya kita bersama-sama memastikan bahwa kemajuan teknologi sejalan dengan penguatan kohesi sosial, bukan sebaliknya.
Melalui kesadaran kolektif dan tindakan nyata, kita dapat mengubah teknologi yang sempat menjadi bumerang ini kembali menjadi alat pemersatu dan pembangun peradaban.
Baca Juga: Lagi, Jemaah Haji Asal Jambi Meninggal Dunia di Tanah Suci, Total Jadi Empat Orang
Dengan demikian, kita bisa memastikan bahwa kohesi sosial tetap terjaga di tengah derasnya arus digitalisasi, menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang tangguh menghadapi tantangan era digital. Semoga.
Oleh : Bahren Nurdin (Pengamat Sosial dan Kebijakan Publik)
Artikel Terkait
30 WNI di Malaysia yang Jadi Operator Judi Diduga Korban Perdagangan
Polda Jambi Sambangi Keluarga WNI yang Ditahan di Malaysia karena Kasus Judi Online
Sales di Jambi Nekat Gelapkan Rp 58 Juta Demi Judi Online
Curi Tas Demi Sabu dan Judi di Jambi, Pelaku Berhasil Akses ATM Korban Berdasarkan Tanggal Lahir
Ketua LPKNI Soroti Layanan Aduan Judi Online di Indonesia
Gaspol Berantas Judi Online, Divisi Propam Polri Sampai Turunkan Jukrah, Ribuan Tersangka Ditangkap