Sabtu, 18 April 2026

Sikap Arogansi Anak Bos Roti Aniaya Karyawan Hingga Sebut Kebal Hukum, Kini Jadi Tersangka

Photo Author
Novan Riansyah, Jambi Line
- Rabu, 18 Desember 2024 | 14:07 WIB

George Sugama Halim si Anak Bos Roti Viral (Foto : ERA. ID)
George Sugama Halim si Anak Bos Roti Viral (Foto : ERA. ID)

Jambiline.com - George Sugama Halim kini ikut menambah kontroversi untuk menutup tahun 2024 ini. Sosok Cina sombong sebutan warganet ini, sempat membuat geger usai menganiaya karyawan toko rotinya sendiri kini berujung jadi tersangka.

Betapa tidak, setelah viral di media sosial anak bos toko roti ini mulai ramai diperbincangkan hingga timbul berbagai pengakuan, mulia dari diduga terkena gangguan jiwa, jika sikap sombongnya yang menyebut dirinya kebal Hukum, hingga jadi tersangka.

Lantas, seperti apa sosok George Sugama Halim tersebut?

Baca Juga: Jelang Tutup Tahun 2024, Yamaha Rilis WR155R dengan Sentuhan Grafis Terbaru

Melansir dari Suara.com, ada beberapa hal yang menjadi sorotan dari kasus anak bos roti yang aniaya karyawan nya tersebut. Berikut ini beberapa hal yang menjadi sorotan :

1. Aniaya karyawan sendiri

Nama George Sugama Halim mencuat ketika karyawannya, yang berinisial D buka suara terhadap kasus kekerasan yang ia alami.

Baca Juga: Film Mendiang Song Jae Rim Tentang Mata Uang Kripto Ratusan Juta Won, Ini Sinopsis Film Crypto Man

D bahkan sampai turut hadir di rapat dengar pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi III DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/12/2024) untuk membeberkan kelakuan George sebagai seorang bos.

2. Diduga Ganguan Jiwa

Polisi sempat mengungkap bahwa George, mengidap gangguan jiwa berupa keterbelakangan Intelligent Quotient (IQ) dan Emotional Quotient (EQ). 

Baca Juga: Film Mendiang Song Jae Rim Tentang Mata Uang Kripto Ratusan Juta Won, Ini Sinopsis Film Crypto Man

Dugaan tersebut diungkap Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly di kantornya, Jakarta Timur, Senin (16/12/2024).

George sempat pergi ke Sukabumi usai kasusnya viral. Kedua orang tua George mengaku bahwa anaknya dibawa ke Sukabumi untuk menjalani terapi alternatif demi menanggulangi kondisi kejiwaannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novan Riansyah

Sumber: suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X